icon 30x30TRI BRATA KAMI POLISI INDONESIA 1. Berbakti kepada nusa dan bangsa dengan penuh ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa. 2. Menjunjung tinggi kebenaran, keadilan dan kemanusiaan dalam menegakkan hukum negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945. 3. Senantiasa melindungi, mengayomi Dan melayani masyarakat dengan keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban.icon 30x30 CATUR PRASETYA Sebagai insan bhayangkara, kehormatan saya adalah berkorban demi masyarakat, bangsa dan negara, untuk : 1. Meniadakan segala bentuk gangguan keamanan. 2. Menjaga keselamatan jiwa raga, harta benda dan hak asasi manusia. 3. Menjamin kepastian berdasarkan hukum. 4. Memelihara perasaan tentram dan damai.icon 30x30
Powered By Blogger

Minggu, 02 Desember 2012

SERTIJAB KAPOLDA KALBAR

Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto dan Brigjen Pol Unggung Cahyono
Di Lantik di Mabes Polri
Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto disambut dg adat Kalbar

Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto resmi menjabat Kapolda kalimantan barat. Setelah menggelar prosesi serah terima jabatan dari Kapolda lama Brigjen Pol  Unggung Cahyono dilakukan pada Hari Sabtu (1/11/12) di gedung serba guna Mapolda Kalimantan Barat , Jalan ahmad yani kota pontianak kalimantan barat.

Brigjen Tugas Dwi Apriyanto kini telah resmi mengisi jabatan barunya menjadi Kapolda kalbar. Sebelumnya baik Brigjen Tugas  maupun Brigjen Unggung dilantik oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo di Mabes Polri. Brigjen Tugas Dwi Apriyanto, polda kalbar akan siap menindas kasus narkoba, trafiking, ilegal loging , serta akan menindak tegas seluruh anggota polri yang bertugas diwilayah hukum Kalimantan Barat, yang berani membeck up praktek tersebut, dengan memecat anggotanya tegas kapolda kalbar.

Kapolda Kalbar yang Baru : Fokuskan Masalah Perbatasan, Konflik Komunal dan Pemilukada

Pergantian tampuk kepemimpinan di Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, ditandai dengan Serah Terima Jabatan yang berlangsung, Sabtu (1/12/2012), di Mapolda Kalbar.

Dalam acara tersebut, Kapolda Kalbar Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto yang menggantikan Irjend Pol Unggung Cahyono, selain memperhatikan masalah perburuhan dan penegakan hukum di Kalbar, juga memfokuskan masalah koflik komunal dan kemanusiaan berkaitan dengan sengketa lahan, masalah perbatasan, dan Pemilukada.
“Beberapa wilayah kita berbatasan dengan negara tetangga, membutuhkan perhatian tersendiri dari kita, terutama terkait lalu lintas barang dan orang yang menjadi prioritas,” tegasnya.
Terkait pelanggaran penyelundupan, menurut Tugas, itu sudah ada aturannya dan yang terbukti melanggar akan ditindak. Ia mengungkapkan, untuk wilayah perbatasan sudah dicoba tiga titik yang dilakukan oleh pejabat lama, dan nanti akan dikembangkan lagi untuk mengantisipasi masyarakat yang berbisnis ilegal.
Menanggapi masalah pengamanan Pemilukada, Tugas mengaku, pihaknya akan mempersiapkan dengan pola yang sudah digarap pejabat lama dan akan dievaluasi lebih lanjut lalu dikembangkan.
Menyitir pernyataan Presiden RI beberapa waktu sebelumnya, Tugas menyampaikan bahwa konflik komunal dan aksi kekerasan harus diakhiri karena hal tersebut merugikan semua pihak. Keragaman budaya, Suku, yang ada di Kalbar menurutnya merupakan suatu anugrah sehingga dengan keragaman tersebutlah tercipta keharmonisan yang diinginkan semua pihak dari berbagai keragaman tersebut.
"Keanekaragaman merupakan suatu anugrah. Keindahan kalau kita bisa mengharmonisasi seperti bermain musik kalau berbeda akan baik dan menciptakan nada yang enak didengar,” tuturnya.
Untuk itu, ia akan melakukan pendekatan dengan menjalin komunikasi dan silahturahmi agar terciptanya wilayah Kalbar yang aman dan harmonis. “Saya akan rangkul semua golongan, etnis, dan kelompok, untuk bersama-sama menciptakan situasi kondusif agar investasi di Kalbar meningkat," pungkasnya.
Sementara itu, usai acara serah terima jabatan, Irjen Pol Unggung Cahyono yang akan menempati jabatan baru sebagai Kepala Korps Brimob di Kelapa Dua mengatakan beberapa permasalahan yang menjadi perhatian di Polda Kalbar adalah kejahatan konvensional meliputi Pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan serta pencurian kendaraan bermotor. “Kemudian masalah perbatasan, kemarin kita pertebal pengamanannya di Simpang Tanjung dan di Bengkayang, Kapolda akan tindak lanjuti, ada Brimob di sana,” ujarnya.
Ia menyarankan kepada pejabat Kapolda baru untuk memperkuat pengamanan di lima titik di wilayah perbatasan. Lalu, menurutnya, ada masalah Pemilukada yang dekat ini di Kayong Utara, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sanggau, dan Kota Pontianak.










Sumber : TV berita.com. Antara Kalbar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Widget