icon 30x30TRI BRATA KAMI POLISI INDONESIA 1. Berbakti kepada nusa dan bangsa dengan penuh ketakwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa. 2. Menjunjung tinggi kebenaran, keadilan dan kemanusiaan dalam menegakkan hukum negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945. 3. Senantiasa melindungi, mengayomi Dan melayani masyarakat dengan keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban.icon 30x30 CATUR PRASETYA Sebagai insan bhayangkara, kehormatan saya adalah berkorban demi masyarakat, bangsa dan negara, untuk : 1. Meniadakan segala bentuk gangguan keamanan. 2. Menjaga keselamatan jiwa raga, harta benda dan hak asasi manusia. 3. Menjamin kepastian berdasarkan hukum. 4. Memelihara perasaan tentram dan damai.icon 30x30
Powered By Blogger

Minggu, 24 April 2011

“Kelompok Palembang” Diringkus Jajaran Reskrim Polresta Pontianak

Polisi akhirnya meringkus empat kawanan perampok “Kelompok Palembang” yang beraksi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Keempatnya diringkus dari kamar 641, Hotel Mercure Pontianak, menjelang dini hari kemarin.
Dari penangkapan itu polisi mengamankan uang tunai 37.500 Dolar Hongkong, 14.100 Yuan, satu unit laptop, 11 jam tangan, 47 perhiasan berbagai jenis, dan dua unit telepon selular. Polisi juga menyita dua lembar sertifikat, dua BPKB, satu brankas, satu unit sepeda motor KB 4268 BK, dan mobil Inova KB 1658 HL.
"Kelompok mereka ini terdiri dari sembilan orang. Tapi yang beroperasi di sini (Kota Pontianak) tiga orang. Mereka biasa beroperasi di kompleks rumah mewah yang lemah dalam pengamanan. Di Pontianak, tersangka sebelumnya melakukan aksi di kawasan Jalan Adisucipto dan Jalan Purnama," beber Kasat Reskrim Polresta, Kompol Puji Prayitno, SIk, siang tadi. 
Keempat perampok yang berhasil dibekuk, Lexi Junaidi, warga Kecamatan Lubuk Linggau Selatan, Palembang. Seorang lainnya
Markus (38) warga Kabupaten Banyu Asin, Palembang, dan Andy alias Ejoy warga Palembang, tinggal di Pal IX, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Seorang kelompok ini, Zaki Putra Buana merupakan warga Bengkulu.
Keempat spesialis rampok ini lama diintai polisi. Aksi pertama mereka di kawasan perumahan mewah milik seorang pengusaha Kawasan Sungai Raya Dalam, Kota Pontianak. Saat beraksi mereka menggunakan mobil rental.
"Kami dapat informasi ciri-ciri tersangka dari rekaman CCTV di lokasi kejadian. Maka kita pun melacak keberadaannya serta sarana transportasi yang mereka pakai," kata Puji.
Dari informasi itu polisi memburu kawanan ini di sejumlah titik strategis. Info terakhir mobil yang digunakan dalam aksi mereka berada di Mega Mall Ayani Pontianak. Mobil tersebut ditinggal dengan kunci masih melekat.
"Tersangka ternyata sengaja meninggalkan kendaraan itu. Kemudian dia menghubungi pihak rental untuk mengambil kendaraan di lokasi tersebut. Dari pihak rental kita peroleh nomor ponselnya," jelas Puji.
Penelusuran pun sampai ke Hotel Mercure. Bagai aksi di film, polisi menyamar sebagai pelayan hotel mengantar makanan ke kamar tersangka untuk memastikan pelaku.
"Setelah dipastikan, kita lakukan penyergapan. Saat digeledah, dari kamar tersebut ditemukan barang bukti hasil kejahatannya. Keempatnya kini diamankan di Mapolresta," ungkap Puji.
Kepala Polresta Pontianak, Kombes Pol Muharrom Riyadi, menambahkan pemasangan CCTV sangat membantu pihak kepolisian mengungkap tindak kejahatan. Dari rekaman tersebut pelaku akan mudah diidentifikasi. Sehingga aparat akan lebih cepat melakukan pelacakan terhadapnya. Terbukti, kurun waktu sembilan jam pelaku berhasil diamankan.
"Melihat cara kerja mereka cukup profesional. Mereka terlihat cukup tenang sekali ketika beraksi dilihat dari rekaman di CCTV," kata Muharrom.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Widget